Jembatan Wonolagi; Bebaskan 100 KK dari Kawasan terpencil
Meskipun tidak semegah dan sepanjang jembatan Suramadu Jawa Timur,
tetapi jembatan Wonolagi Kecamatan Playen mampu membebaskan 100 KK dari
kawasan terpencil. Sebelum jembatan ini diresmikan tahun 2007-2008
lalu, masyarakat di Dusun Wonolagi yang dihuni 78 KK benar-benar
merupakan daerah sulit. Kalaupun wilayah ini tidak begitu jauh dengan
Wonosari, masyarakatnya kesulitan akses dan untuk pulang pergi keluar
kampung harus menaiki gethek.
Camat Playen Widagdo SSos
mengatakan bahwa dengan dibangunnya jembatan Wonolagi yang mengubungkan
Dusun Wonolagi, Nleri dengan dusun Jelok Patuk dana beberapa desa di
wilayah Kabupaten Bantul maka arus lalu transportasi menjadi lancar.
Sekalipun jembatan itu tidak begitu lebar dan hanya mampu dilalui
kendaraan roda dua, namun telah mampu membebaskan kawasan terpencil di
Kecamatan Playen.
Masyarakat yang sebagian besar hidup dari
sektor pertanian ini sudah tidak lagi mengalami kesulitan dalam
menjual hasil panennya dan dapat menikmati fasilitas pendidikan.
Didusun ini ada satu SD negeri yang termasuk sekolah terpencil. Dulu
tidak hanya murid termasuk guru pun saat pulang atau pergi sekolah
harus menyeberangi Sungai Oya atau harus jalan memutar melalui Desa
Bunder Kecamatan Patuk.
Bupati Gunungkidul Suharto SH secara
terpisah mengatakan bahwa, selain segi manfaat, dibangunnya jembatan
Wonolagi dapat dikembangkan menjadi daerah wisata. Karena aliran sungai
Oya yang panjang dikelilingi hutan negara kawasan rest area hutan
Bunder, juga tidak jauh dari situ terdapat tempat latihan tempur milik
TNI sehingga secara geografis daerah ini cukup potensial jika
dikembangkan menjadi daerah wisata. (Bmp/KR)
Visitors :229002 Org
Hits : 52253693 hits
Month : 782 Users


